Setelah hampir dua bulan berada kembali di tanah air tercinta, Indonesia, peraasaan rindu kampung ke dua di negeri orang nun jauh disana masih terasa. Sebuah pulau cantik ditangah samudra pasifik itu telah menjadi rumah kedua. Hawaii, setengah hatiku tertingggal disana.
Senin, 21 Oktober 2013
Sabtu, 22 Juni 2013
Tentang Jodoh
Jodoh itu rahasia Allah SWT. Termasuk kematian dan rezeki. Kita tidak pernah tau kapan jodoh, maut dan rezeki datang. Mereka datang dari arah yang tidak kita sangka. Jodoh itu rahasia Allah SWT. Kata-kata inilah yang selalu menentramkan hati saya bila gundah menanti. Ya, dia rahasia Allah SWT. Kita hanya bisa berdoa, dan berusaha untuk dipilihkan yang terbaik olehnya. Mengapa "dipilihkan" sebab mata manusia kadang bisa membodohi logika. Bisa saja kita jatuh cinta dengan pemuda X, dengan segala kelebihan yang dia miliki. Mata kita menjadi buta akan kekurangannya. Segala kekurangan yang ada padanya tidak kita pedulikan, sebab cinta telah membutakan mata kita. Maka, kita pun berdoa agar kiranya Allah SWT menjodohkan kita dengannya. Jika Allah SWT tidak menjawab doa kita, maka kita mulai berburuk sangka. Kita telah menjadikan Allah SWT sebagai ALAT untuk mencapai tujuan. Seringkali kita lupa bahwa Allah SWT bukanlah alat, Ia adalah tujuan kita.
Kesalahan terjadi berulang-ulang atas saya, bila saya menginginkan sesuatu saya menjadikan Allah SWT sebagai alat. Saya berdoa agar allah menjodohkan saya dengannya. Alhamdulillah, semua doa saya tidak terkabul, entah ia menikah dengan orang lain, atau malah Allah SWT menimbulkan keraguan dalam hati saya untuk melangkah maju. Saya lupa bahwa tujuan saya menikah adalah untuk dunia dan akhirat saya. untuk mencapai Ridha Allah. Saya pun berburuk sangka, mungkin Allah SWT mentakdirkan saya hidup sendiri di dunia. Mugkin Ia tidak mendengar doa saya.
Jodoh itu rahasia Allah SWT, sekuat apapun kita berusaha, bagaimana pun hebatnya rencana kita, selama apapun kita menunggu, seikhlas apapun kita telah menerima kekurangan orang yang kita cintai, Jika takdir Allah SWT tidak menggariskan kita bersama, maka ikhlaskanlah hati. Ubah tujuan kita, jadikan Allah SWT sebagai tujuan kita. Jika Allah menentukan kita bersama dengan orang yang kita cintai maka itu pasti terjadi, tiada apapun jua yang dapat menghalangi. Sebab tulang rusuk dan pemiliknya tidak pernah tertukar. Bersabarlah saudariku, sekiranya Allah belum menjawab doa kita, menantilah dengan sabar, perbaikilah diri. Perbanyak sholat malam, dan ikhlaskan hati menerima segala ketetapan Allah. Sayapun masih menanti jodoh saya, bila Allah berkehendak semoga Ia mempertemukan dengan segera. Bila pun tidak, maka marilah kita bersabar dan memperbaiki diri.
Rabu, 12 Juni 2013
Double Rainbow
view from the 6th floor of Hale Manoa
When I wake up this morning, I saw a double rainbow just right in front of my window. Surprisingly, when I turned on the radio, my favorite song "somewhere over the rainbow" was playing. What a perfect morning. Aloha from the Rainbow State :)
Jumat, 07 Juni 2013
pengalaman mengurus Visa Kanada lewat VFS Jakarta
Alhamdulillah akhirnya visa pelajar Kanada akhirnya disetujui, meskipun passport kami (saya dan anak-anak masih di Jakarta). can't wait to be there!
Mengurus visa belajar untuk Kanada menurut saya adalah visa yang paling sulit. Saya sudah pernah mengurus visa pelajar Amerika di tahun 2011 saat saya mengambil Pendidikan Master, visa Amerika menurut saya alurnya sangat jelas dan biaya agen sangat murah waktu itu sekitar Rp. 150,000 untuk pengisian formulir dijalan sabang.
Untuk visa Kanada, saya apply lewat visa VFS Global tanpa melalui agen. Saya hanya wajib membayar biaya layanan visa dan biaya visa ke kedutaan Kanada. Untuk visa Kanada saya merasa ini adalah visa terribet sepanjang urusan visa. Saya pernah apply visa Azerbaijan dan Turki yang keduanya di lalui dengan sangat lancar tanpa bersusah payah.
Well, visa Pelajar Kanada itu mahal, butuh kesabaran dan perjuangan. Apalagi untuk pelamar yang berada di luar Jakarta, siapkan budget yang lumayan dan stok sabar yang sangat bersar. Saya berdomisili di Gorontalo, Sulawesi saat saya apply visa. Awalnya saya berharap dapat mengirim aplikasi visa saya lewat Kurir ke Visa Office Jakarta. Akan tetapi, karena saya kesulitan membuat bank draft sebagai persyaratan pembayaran Visa (di Gorontalo wajtu itu belum ada bank yang bisa membuat bank draft), akhirnya saya memutuskan berangkat ke Jakarta untuk memasukkan berkas visa saya ke VFS Gobal. Saya tidak tahu pasti mengapa Kantor visa Kanada mewajibkan pembayaran visa lewat bank draft. Bagi pelamar dari daerah seperti saya, seluruh bank di sini (daerah saya) tidak melayani pembuatan bank draft. Saya pun ke Jakarta dengan harapan bisa melakukan pembayaran di bank mana saja.
Ternyata, tidak semua bank di Jakarta melayani pembuatan bank draft. Ada Bank BCA di dekat Kuningan City Mall akan tetapi mereka tidak melayani pembuatan bank Draft. Opsi selanjutnya ke Bank CIMB Niaga akan tetapi mereka tidak melayani pembuatan bank draft tanpa rekening. Jadi pelamar harus membuka rekening dulu di Bank tersebut. Permasalahannya karena KTP saya bukan KTP JABOTABEK, saya tidak bisa membuka rekening. Akhirnya saya memutuskan untuk datang ke bank BCA pusat. Saya dilayani untuk pembuatan bank draft, dengan syarat harus membuka rekening di Bank BCA, di bank ini KTP daerah saya tetap bisa digunakan. Saya pun menunggu sekitar 3 jam karena pejabat yang berwenang menandatangi bank draft saya sedang mengikuti rapat. Akhirnya sekitar pukul 2:00 siang Bank draft sudah berada di tangan saya.
TIPS: Datanglah di bank besar (bank pusat) bila anda ingin membuat bank draft. Usahakan datang pagi hari agar bank draft anda bisa ditanda tangani oleh pejabat bank sebelum mereka mengikuti kegiatan lain.
Setelah bank draft berada ditangan saya, saya langsung menuju VFS Global Kanada, di Kuningan City Mall. Antrian tidak begitu panjang. hanya tinggal beberapa orang saja.
Ketika antrian saya tiba, dokumen saya diperiksa satu persatu oleh petugas. Karena waktu itu saya sudah mencetak semua dokumen di Gorontalo, print yang dipakai ternyata bukan print laser. Jadi saya harus print ulang semua dokument tersebut. Dan harganya lumayan sekitar Rp. 5,000 / lembar.
Jangan lupa waktu masuk VFS Global barang bawaan harus dititipkan, dan itu berbayar sekitar RP.20,000. Jadi tidak perlu membawa laptop atau tas bila memang tidak diperlukan. Sebaiknya simpan dokumen di flash disk biar aman.
Nanti saya lanjut lagi tentang visa pelajar Kanada. Good luck ya teman-teman!
Mengurus visa belajar untuk Kanada menurut saya adalah visa yang paling sulit. Saya sudah pernah mengurus visa pelajar Amerika di tahun 2011 saat saya mengambil Pendidikan Master, visa Amerika menurut saya alurnya sangat jelas dan biaya agen sangat murah waktu itu sekitar Rp. 150,000 untuk pengisian formulir dijalan sabang.
Untuk visa Kanada, saya apply lewat visa VFS Global tanpa melalui agen. Saya hanya wajib membayar biaya layanan visa dan biaya visa ke kedutaan Kanada. Untuk visa Kanada saya merasa ini adalah visa terribet sepanjang urusan visa. Saya pernah apply visa Azerbaijan dan Turki yang keduanya di lalui dengan sangat lancar tanpa bersusah payah.
Well, visa Pelajar Kanada itu mahal, butuh kesabaran dan perjuangan. Apalagi untuk pelamar yang berada di luar Jakarta, siapkan budget yang lumayan dan stok sabar yang sangat bersar. Saya berdomisili di Gorontalo, Sulawesi saat saya apply visa. Awalnya saya berharap dapat mengirim aplikasi visa saya lewat Kurir ke Visa Office Jakarta. Akan tetapi, karena saya kesulitan membuat bank draft sebagai persyaratan pembayaran Visa (di Gorontalo wajtu itu belum ada bank yang bisa membuat bank draft), akhirnya saya memutuskan berangkat ke Jakarta untuk memasukkan berkas visa saya ke VFS Gobal. Saya tidak tahu pasti mengapa Kantor visa Kanada mewajibkan pembayaran visa lewat bank draft. Bagi pelamar dari daerah seperti saya, seluruh bank di sini (daerah saya) tidak melayani pembuatan bank draft. Saya pun ke Jakarta dengan harapan bisa melakukan pembayaran di bank mana saja.
Ternyata, tidak semua bank di Jakarta melayani pembuatan bank draft. Ada Bank BCA di dekat Kuningan City Mall akan tetapi mereka tidak melayani pembuatan bank Draft. Opsi selanjutnya ke Bank CIMB Niaga akan tetapi mereka tidak melayani pembuatan bank draft tanpa rekening. Jadi pelamar harus membuka rekening dulu di Bank tersebut. Permasalahannya karena KTP saya bukan KTP JABOTABEK, saya tidak bisa membuka rekening. Akhirnya saya memutuskan untuk datang ke bank BCA pusat. Saya dilayani untuk pembuatan bank draft, dengan syarat harus membuka rekening di Bank BCA, di bank ini KTP daerah saya tetap bisa digunakan. Saya pun menunggu sekitar 3 jam karena pejabat yang berwenang menandatangi bank draft saya sedang mengikuti rapat. Akhirnya sekitar pukul 2:00 siang Bank draft sudah berada di tangan saya.
TIPS: Datanglah di bank besar (bank pusat) bila anda ingin membuat bank draft. Usahakan datang pagi hari agar bank draft anda bisa ditanda tangani oleh pejabat bank sebelum mereka mengikuti kegiatan lain.
Setelah bank draft berada ditangan saya, saya langsung menuju VFS Global Kanada, di Kuningan City Mall. Antrian tidak begitu panjang. hanya tinggal beberapa orang saja.
Ketika antrian saya tiba, dokumen saya diperiksa satu persatu oleh petugas. Karena waktu itu saya sudah mencetak semua dokumen di Gorontalo, print yang dipakai ternyata bukan print laser. Jadi saya harus print ulang semua dokument tersebut. Dan harganya lumayan sekitar Rp. 5,000 / lembar.
Jangan lupa waktu masuk VFS Global barang bawaan harus dititipkan, dan itu berbayar sekitar RP.20,000. Jadi tidak perlu membawa laptop atau tas bila memang tidak diperlukan. Sebaiknya simpan dokumen di flash disk biar aman.
Nanti saya lanjut lagi tentang visa pelajar Kanada. Good luck ya teman-teman!
Jangan penat denganku
Kau, wahai sang sutradara, perangkai cerita dalam hidupku
Aku, sang artis, menjalani adegan atas rancanganmu
Jangan penat wahai Sutradara
meski sering aku bersungut
Jangan penat menulis takdirku,
Meski kadang aku sukar mengikuti arahanmu
Seringkali aku mengeluh karena rancanganmu tidak sejalan dengan rencanaku
dan terlalu sering aku lupa siapa sutradara dan siapa sang artis
Sekiranya Engkau penat menulis takdirku, biar kutulis dan kulakonkan sendiri
Sehingga adegannya bisa sesuai dengan apa yang kuingin
Semua adegan drama bisa kuhapus, semuanya menjadi bahagia
Sekiranya engkau lelah merangkai nasibku, biar aku rangkai sendiri.
Kan rangkai dia dengan sejuta senyum.
Jangan penat denganku,
Sebab bila kau penat maka tiada tempat lagi bagiku dalam adeganmu.
Aku, sang artis, menjalani adegan atas rancanganmu
Jangan penat wahai Sutradara
meski sering aku bersungut
Jangan penat menulis takdirku,
Meski kadang aku sukar mengikuti arahanmu
Seringkali aku mengeluh karena rancanganmu tidak sejalan dengan rencanaku
dan terlalu sering aku lupa siapa sutradara dan siapa sang artis
Sekiranya Engkau penat menulis takdirku, biar kutulis dan kulakonkan sendiri
Sehingga adegannya bisa sesuai dengan apa yang kuingin
Semua adegan drama bisa kuhapus, semuanya menjadi bahagia
Sekiranya engkau lelah merangkai nasibku, biar aku rangkai sendiri.
Kan rangkai dia dengan sejuta senyum.
Jangan penat denganku,
Sebab bila kau penat maka tiada tempat lagi bagiku dalam adeganmu.
Rabu, 05 Juni 2013
The Isra and Mi'raj, the two parts of a Night Journey
![]() |
| Picture, Art Malik Creation |
The Prophet's (Peace Be Upon Him) Dream:
Narrated by Samura bin Jundab
Whenever the Prophet (Peace Be Upon Him) finished the (morning) prayer, he would face us and ask, "Who amongst you had a Dream last night?" So if anyone had seen a Dream he would narrate it. The Prophet would say: "Ma sha'a-llah" (An Arabic maxim meaning literally, 'What Allah wished,' and it indicates a good omen.)
One day, he asked us whether anyone of us had seen a Dream. We replied in the negative. The Prophet (Peace Be Upon Him) said, "But I had seen (a Dream) last night that two men came to me, caught hold of my hands, and took me to the Sacred Land (Jerusalem). There, I saw a person sitting and another standing with an iron hook in his hand pushing it inside the mouth of the former till it reached the jaw-bone, and then tore off one side of his cheek, and then did the same with the other side; in the mean-time the first side of his cheek became normal again and then he repeated the same operation again. I said, 'What is this?' They told me to proceed on and we went on till we came to a man Lying flat on his back, and another man standing at his head carrying a stone or a piece of rock, and crushing the head of the Lying man, with that stone. Whenever he struck him, the stone rolled away. The man went to pick it up and by the time he returned to him, the crushed head had returned to its normal state and the man came back and struck him again (and so on). I said, 'Who is this?' They told me to proceed on; so we proceeded on and passed by a hole like an oven; with a narrow top and wide bottom, and the fire was kindling underneath that hole. Whenever the fire-flame went up, the people were lifted up to such an extent that they about to get out of it, and whenever the fire got quieter, the people went down into it, and there were naked men and women in it. I said, 'Who is this?' They told me to proceed on. So we proceeded on till we reached a river of blood and a man was in it, and another man was standing at its bank with stones in front of him, facing the man standing in the river. Whenever the man in the river wanted to come out, the other one threw a stone in his mouth and caused him to retreat to his original position; and so whenever he wanted to come out the other would throw a stone in his mouth, and he would retreat to his original position. I asked, 'What is this?' They told me to proceed on and we did so till we reached a well-flourished green garden having a huge tree and near its root was sitting an old man with some children. (I saw) Another man near the tree with fire in front of him and he was kindling it up. Then they (i.e. my two companions) made me climb up the tree and made me enter a house, better than which I have ever seen. In it were some old men and young men, women and children. Then they took me out of this house and made me climb up the tree and made me enter another house that was better and superior (to the first) containing old and young people. I said to them (i.e. my two companions), 'You have made me ramble all the night. Tell me all about that I have seen.' They said, 'Yes. As for the one whose cheek you saw being torn away, he was a liar and he used to tell lies, and the people would report those lies on his authority till they spread all over the world. So, he will be punished like that till the Day of Resurrection. The one whose head you saw being crushed is the one whom Allah had given the knowledge of Quran (i.e. knowing it by heart) but he used to sleep at night (i.e. he did not recite it then) and did not use to act upon it (i.e. upon its orders etc.) by day; and so this punishment will go on till the Day of Resurrection. And those you saw in the hole (like oven) were adulterers (those men and women who commit illegal sexual intercourse). And those you saw in the river of blood were those dealing in Riba (usury). And the old man who was sitting at the base of the tree was Abraham and the little children around him were the offspring of the people. And the one who was kindling the fire was Malik, the gate-keeper of the Hell-fire. And the first house in which you have gone was the house of the common believers, and the second house was of the martyrs. I am Gabriel and this is Michael. Raise your head.' I raised my head and saw a thing like a cloud over me. They said, 'That is your place.' I said, 'Let me enter my place.' They said, 'You still have some life which you have not yet completed, and when you complete (that remaining portion of your life) you will then enter your place.'
[Sahih Bukhari: Volume 2, Book 23, Number 468]
Picture`s source https://www.facebook.com/ArtMalikCreation
Byodo-In Temple, Kuil Jepang di pulau pelangi
| Japanese koi carp |
Kuil ini seringkali dijadikan sebagai tempat pernikahan, meditasi, atau sekedar menikmati keindahan alamnya. Selain pesona bangunannya, kuil yang terletak di kaki gunung Ko`olau ini juga menjadi tempat tujuan wisata alam yang manarik untuk di kunjungi untuk melepas penat dengan suasana kota Honolulu. Dengan tiket masuk $3 (termasuk murah untuk tempat wisata di Oahu) pengunjung dapat menikmati wisata religi sekaligus wisata alam. Para penggemar serial Hawaii Five-O pasti tidak asing lagi dengan tempat ini beberapa adegan dalam film mengambil lokasi syuting ditempat ini.
Pengalaman mengunjungi Byodo-in Temple akan selalu terkenang, tempat yang sangat tenang, damai dan indah.
Selasa, 04 Juni 2013
Mochi Ice Cream
![]() |
| Chocolate mint, green tea, azuki bean :) |
Nah di Hawaii, kue mochi ini isinya ice cream, atau kita sebutnya Mochi ice cream. Rasanya berbeda beda ada Azuki bean, green tea, guava, lychee, mango, passion, raspberry white chocolate, sakura, strawberry, chocolate mochi dengan rasa vanila, mint, dan espress. Kalau menurut saya yang paling enak ya Azuki bean, dan lychee.
Ice cream ini home-made alias bikinan rumahan, bukan pabrik yang diproduksi banyak dan ga di jual di supermarket. Nama rumah ice creamnya Bubbies. Selain mochi ice cream ada juga ice cream cake rasanya super yummi, namanya aneh-aneh sebut saja totally insanity,eat here-get gas, first night, prisoner of my mind, dan lainnya. Tempat ini ramenya minta ampun mulai jam 7 malam sampe tengan malam. Antriannya berjubel-jubel makin malam makin rame. Video ini diambil tahun lalu, bersama seorang kawan dari Kamboja. Changkanita Vong. I miss you girl :). Anyway Bubbies memang salah satu tempat favorite saya setelah lelah dengan tugas kampus dan kegiatan mahasiswa. Harganya lumayan terjangkau, asal jangan di konversi saja ke rupiah. Yang sempat man ke Hawaii, jangan lupa mampir di Bubbies :)
Suka Duka belajar di Negeri Orang
| I took this picture on the way to the Byodo-In Temple, Hawaii |
Sebagai mahasiswa pasca
sarjana terkadang saya tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memasak selain
kampus dan apartemen yang letaknya berjauhan dan beban kuliah serta praktikum
yang luar biasa banyaknya membuat saya menjadi salah satu pelanggan Mc Donald,
Burger King dan Safeway :D (tempat ini menawarkan makanan dengan harga super
murah untuk ukuran kantong saya). Disinipun terdapat banyak jenis makanan Asia,
dan Eropa. Dengan harga $25, kita bisa mencicipi masakan Eropa
direstoran-restoran yang ada di Waikiki.
Pertanyaan selanjutnya
yang sering dilayangkan adalah bagaimana perlakuan AS terhadap warga muslim.
Sebagai salah seorang muslim, selama menetap di Hawaii ataupun mengunjungi
Negara bagian lain seperti California, Washington, Las Vegas dan lainnya saya tidak pernah
menerima perlakuan kasar dari masyarakat AS meskipun saya wanita berjilbab
rapat. Perlakuan kurang menyenangkan pernah saya terima dari seorang warga
keturunan Asia di Amerika. Ia melayangkan makian, tepat saat peringatan 11 September tahun 2011. Saya hanya mencoba berpikir baik saja, mungkin ia adalah salah seorang keluarga korban 11/9. Penghargaan terhadap agama yang saya anut
juga saya terima di kampus dimana saya belajar. Dosen-dosen saya selalu
mengijinkan saya untuk melaksanakan ibadah disaat diskusi sedang berjalan saya
diijinkan untuk meninggalkan kelas dan melaksanakan ibadah. Meskipun memang
tidak ada tempat yang di khususkan sebagai tempat beribadah (mushola).
AS memang menerapkan
standard yang sama untuk semua sekolah dan universitas di setiap Negara bagian.
Pola belajar yang demikian berbeda menyebabkan semester awal saya sedikit
mengalami hambatan . Beban kuliah berupa bacaan (buku, jurnal penelitian dan artikel),
observasi kelas, dan penelitian menyebabkan saya kelelahan fisik dan mental.
Penerepan teori dengan langsung dipraktekkan dan membaca merupakan suatu
kewajiban, sehingga ketika kelas berlangsung kita bisa ikut ambil bagian dalam diskusi.
Plagiarism merupakan hal yang dianggap criminal. Jangan sekalipun menggunakan
idea tau pendapat seseorang tanpa mencantumkan nama orang tersebut dalam
referensi. Hukuman untuk pelanggaran ini sangat tidak main-main, pelaku
plagiarism akan mendapakan transkrip nilai dengan catatan Plagiat didalamnya. Ide
dan pendapat sangat dihargai dalam diskusi kelas. Tidak ada pendapat yang
dianggap kurang baik meski kadang pendapat atau ide tersebut kadang tidak masuk
akal. Motivasi yang besar dari Professor menjadikan mahasiswa bersemangat untuk
menyelesaikan tugas. Diskusi kapanpun bisa dilakukan baik melalui email ataupun
tatap muka. Hubungan Professor dan mahasiswa diluar kelas bisa menjadi sangat
dekat dan tentu saja bukan jaminan bahawa bisa lulus dari mata kuliah ybs.
Kebiasaan saya di tanah air yang selalu menunda pekerjaan, tidak bisa dilalukan
ketika belajar disini. Sekali kita ketinggalan akan sangat sulit untuk mengejar
ketertinggalan kita. Disiplin dengan waktu merupakan salah satu kunci
keberhasilan belajar di AS. Serahkan semua tugas tepat waktu, dan jangan
terlambat masuk kelas.
Bersambung…
Rencana Allah selalu yang terindah
Berbicara tentang cita-cita, saya ingat dulu kata guru SD saya "gantungkan cita-citamu setinggi langit" saat itu saya masih kurang paham dengan kalimat itu. Jadi, bila saya di tanyakan tentang cita-cita jawaban saya pasti mau jadi dokter. Tak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk menjadi Guru, seperti Ibu. waktu berlalu.. beranjak dewasa, setelah tamat SMU saya melamar di fakultas kedokteran beberapa Universitas di Sulawesi. Meski niat sudah terpatri untuk menjadi Dokter, tapi cita-cita bisa saja berubah karena orang sekitar atau karena motivasi yang kurang. Well, apapun itu saya bersyukur sebab dengan tidak kuliah di Fakultas kedokteran, saya bisa meringankan beban ibu. Jika benar saya diterima tidak terbayangkan bagaimana besarnya beban yang akan di tanggung ibu. Meski cita-cita untuk menjadi dokter masih tetap ada dalam pikiran saya, saya pun memantapkan diri untuk menjadi Guru dan kuliah di fakultas keguruan di kota saya. Tidak dapat di pungkiri saat mendengar cerita kawan SMA yang saat itu menjadi mahasiswa kedokteran, hati saya selalu berkata "andai saya ada diposisi mereka". Belajar menerima keaadan dan selalu bersyukur dengan apa yang saya miliki, akhirnya saya mulai menerima bahwa saya memang di takdirkan untuk menjadi guru. Praktek mengajar pertama saya, sangat berkesan bagi dosen pembimbing waktu itu. Saya orang yang selalu gugup dan kurang percaya diri, menemuka diri saya saat berdiri di depan kelas. Saya mulai melupakan cita-cita menjadi dokter dan fokus belajar untuk menjadi Guru. Selain itu, berbagai beasiswa saya terima, sejak semester awal perkuliahan, mampu meringankan beban orang tua saya.
No more dreaming to become a doctor, I wanna be a teacher.
Saat reuni dengan kawan SMA saya memang belum bisa menghilangkan rasa ingin berada di posisi mereka. mereka yang gaya, trendi, dan super cool saat berkumpul. hehehe.. Astagafirullah, tapi itulah saya. Empat tahun berlalu, saya menamatkan kuliah dengan prestasi yang sangat baik. Saya pun mulai berkeinginan untuk mengajar manjadi Dosen di kampus saya dan beroleh beasiswa pasca sarjana. Doa saya panjatkan dan usaha saya jalankan untuk mengikuti seleksi dosen yang waktu itu diadakan di Kampus. Namun nasib baik belum berpihak pada saya, sistem jatah menjatah ala Indonesia masih berlaku. Tidak perduli bagaimana prestasi dan kerja keras anda, siapa yang anda kenal mungkin lebih utama. Dua bulan setelah itu, saya mencoba melamar majadi PNS guru di kota saya, Alhamdulillah saya diterima. mengajar selama dua tahun, saya pun melamar beasiswa s2 Amerika. Allah maha besar, saya perempuan dari keluarga biasa, Lulus PNS hanya dengan sekali melamar MURNI, hanya dengan bantuan Allah dan Mendapatkan beasiswa ke Amerika dengan bahasa Inggris pas-pasan hanya dengan sekali melamar juga. Allah maha besar, tiada yang sulit untuk-Nya.
Mungkin orang selalu bertanya apa rahasianya, saya pun tidak bisa menjawab. Rencana Allah memang yang paling indah.
Senin, 04 Februari 2013
Arti Rindu
Merindukan seseorang memang selalu menyiksa, saat kita hanya
mampu memandang wajahnya lewat akun Facebook dan melihat kenangan lewat
lembaran jepretan foto dan video. Rindu memang selalu menyiksa bila kita tau
orang yang kita rindukan mungkin lupa dengan orang yang merindukannya. Mencoba
melupakan orang yang kita rindukan juga menyakitkan, karena setiap kali kita
menutup mata yang terbayang adalah wajahnya. Setiap kali membuka mata ada
wajahnya di pelupuk mata. Wanginya terus membekas meski harimu terus berlalu.
Setiap kali kita merindukan seseorang dada terasa sesak, mata panas oleh
tangis, dan lambung penuh oleh rasa rindu yang sakit. Jika rindu begitu sakit mungkin kita akan berpikir dua kali sebelum
mengenal orang yang membuatnya merindu. Namun rindu pun mengajarkan bahwa kita
adalah manusia normal. Rindu mengajarkan kita untuk bersyukur bahwa Tuhan telah
membawa kita mengenal orang yang kita rindukan.
Belajar dari segala kelebihan dan kekurangan kita saat bersama. Mengenal
watak dan pemikiran yang berbeda. Rindu membuat kita sadar bahwa segala sesuatu
yang datang dalam hidup kita membawa hikmah dibaliknya. Hingga akhirnya, kita
sadar dan berdoa semoga orang yang kita rindukan selalu bahagia meski mungkin
mereka tidak merindukan kita.
Langganan:
Komentar (Atom)
Belajar Di Kanada
Setelah sekian lama vakum menulis di blog ini, akhirnya saya punya waktu luang untuk kembali menuliskan pengalaman saya belajar dan travelli...
-
Merindukan seseorang memang selalu menyiksa, saat kita hanya mampu memandang wajahnya lewat akun Facebook dan melihat kenangan lewat le...
-
Jodoh itu rahasia Allah SWT. Termasuk kematian dan rezeki. Kita tidak pernah tau kapan jodoh, maut dan rezeki datang. Mereka datang dar...





