Merindukan seseorang memang selalu menyiksa, saat kita hanya
mampu memandang wajahnya lewat akun Facebook dan melihat kenangan lewat
lembaran jepretan foto dan video. Rindu memang selalu menyiksa bila kita tau
orang yang kita rindukan mungkin lupa dengan orang yang merindukannya. Mencoba
melupakan orang yang kita rindukan juga menyakitkan, karena setiap kali kita
menutup mata yang terbayang adalah wajahnya. Setiap kali membuka mata ada
wajahnya di pelupuk mata. Wanginya terus membekas meski harimu terus berlalu.
Setiap kali kita merindukan seseorang dada terasa sesak, mata panas oleh
tangis, dan lambung penuh oleh rasa rindu yang sakit. Jika rindu begitu sakit mungkin kita akan berpikir dua kali sebelum
mengenal orang yang membuatnya merindu. Namun rindu pun mengajarkan bahwa kita
adalah manusia normal. Rindu mengajarkan kita untuk bersyukur bahwa Tuhan telah
membawa kita mengenal orang yang kita rindukan.
Belajar dari segala kelebihan dan kekurangan kita saat bersama. Mengenal
watak dan pemikiran yang berbeda. Rindu membuat kita sadar bahwa segala sesuatu
yang datang dalam hidup kita membawa hikmah dibaliknya. Hingga akhirnya, kita
sadar dan berdoa semoga orang yang kita rindukan selalu bahagia meski mungkin
mereka tidak merindukan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar